::Departemen Pertahanan RI::
Informasi Simak BMN
Aplikasi Personil
Buku Putih Th. 2008
Defence Media Centre ( Berita Pertahanan)
Electronic Procurement
Webmail Dephan

     Dephan Link

     Organisasi
Setjen
Itjen
Ditjen Strahan
Ditjen Renhan
Ditjen Pothan
Ditjen Kuathan
Ditjen Ranahan
Balitbang
Badiklat
Pusdatin
Pusku
Puskod
Pusrehab

PINDAD GANDENG KS PRODUKSI SENJATA TNI

Jakarta, PT Pindad menggandeng PT Krakatau Steel untuk pemenuhan bahan baku laras senapan serbu (SS) TNI berbagai varian, kata Direktur Sistem Senjata PT Pindad Slamet Irianto di Depok, Senin.

"Selama ini, bahan baku untuk laras, kita impor dari Jerman, Italia dan beberapa negara lainnya," katanya menjawab ANTARA di sela-sela lomba tembak Piala Kasad 2010 di Markas Divisi Infanteri-1 Kostrad, Cilodong, Depok, Jawa Barat.

Ia mengemukakan, penjajakan kerja sama dengan PT KS telah berlangsung empat bulan terutama untuk memastikan `actual material`, fisik, dimensi dan lainnya agar sesuai dengan spesifikasi teknis yang dibutuhkan TNI.

Selama ini, lanjut Slamet, pihaknya memproduksi senapan serbu dengan jangkauan efektif 300 meter, sesuai kebutuhan TNI. "Jadi, kita harus selaraskan lagi dengan yang bahan baku yang PT KS, apakah mendukung untuk itu atau tidak," katanya.

Slamet mengatakan, saat ini PT Pindad memiliki kapasitas produksi 14.000 pucuk senjata per tahun. Namun, daya serap TNI hanya berkisar 10.000 per tahun.

"Kita tidak dapat memasok kepada TNI begitu saja, karena semua tergantung anggaran yang tersedia. Jadi, kita baru adakan setelah ada permintaan sekian banyak atau dalam jumlah tertentu," katanya.

Slamet menambahkan, selain memasok kebutuhan militer dalam negeri, PT Pindad juga melakukan impor senjata seperti senapa serbu SS-1 dan SS-2 berbagai varian ke Malaysia, Singapura dan Filipina.

Dalam lomba tembak Piala Kasad 2010 itu, PT Pindad menampilkan sejumlah senjata dan amunisi yang diproduksi seperti pistol G-2 Elite, G-2 Combat, P2-V2, SS-1 dan SS-2 berbagai varian, senapan runduk SPR1, SPR2 dan SPR3 dan lainnya.

Dalam kegiatan itu, sejumlah pejabat tinggi TNI Angkatan Darat dan wartawan diperkenankan melakukan tembakan uji coba produk-produk senjata tersebut.


Sumber : Antara

Kembali




 
     Berita Terkait
MENHAN SIAP BANGUN INDUSTRI ALUTSISTA DI SURABAYA
MENHAN : RELOKASI PINDAD TERGANTUNG PEMERINTAH DAERAH
MENHAN PRIHATIN PERALATAN MILITER TNI DI PERBATASAN
KSAU : TNI BELI EMPAT PESAWAT TANPA AWAK
TNI AU AKAN BANGUN RADAR DI SINGKAWANG
PANSER VAB TNI DI LEBANON BELUM DITARIK
KEMHAN BELUM PUTUSKAN "NASIB" PERSENJATAAN TUA TNI
MENHAN MINTA SEBAGIAN ALUTSISTA DIBUAT DI INDONESIA
KEMHAN JAMIN TAK ADA MAFIA PENGADAAN ALUTSISTA
TNI DI LEBANON DAPAT KENDARAAN TEMPUR BARU

     Opsi

 Versi Cetak  Versi Cetak





Kemhan RI ©2010 Jl.Medan Merdeka Barat No. 13-14 Jakarta Pusat
KOTAK POS 2005 JAKARTA 10020
postmaster@dephan.go.id